BAB III ziza fixx revisi

  • Uploaded by: NuretikaSalmia
  • Size: 113 KB
  • Type: PDF
  • Words: 1,628
  • Pages: 10
Report this file Bookmark

* The preview only shows a few pages of manuals at random. You can get the complete content by filling out the form below.

The preview is currently being created... Please pause for a moment!

Description

BAB III METODE PENELITIAN 3.1

Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan google form berbasis online sebagai alat pengumpulan data.

3.2

Jenis dan Sumber Data Dalam penelitian ini jenis dan sumber data yang digunakan dalam variabel penelitian ini dijelaskan sebagai berikut:

1. Data Kuantitatif Data Kuantitatif adalah data yang berbentuk angka-angka meskipun demikian, tidak semua data angka mencerminkan kuantitatif yang sebenenarnya. Data kuantitatif yang sebenarnya adalah data-data yang secara subtantif memang bersifat kuantitatif. 2. Data Kualitatif Data Kualitatif adalah data yang berbentuk non angka seperti kalimatkalimat, foto, atau rekaman suara dan gambar. Terkait dengan penjelasan terdahulu, data kualitatif bisa dikuantitatifkan. Sebaliknya, data kuantitatif bisa ditafsirkan secara kualitatif. Data kualitatif berbeda dengan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif mengcu pada metodologi penelitian dengan paradigm yang khas dan berneda dari penelitian kuantitatif. Sedangkan data kualitatif mengacu pada data yang bersifat non angka.

3. Data Primer Data primer merupakan sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber asli (tidak melalui perantara). Sumber data primer diperoleh para peneliti untuk menjawab pertanyaan penelitian. Data primer dapat berupa opini subjek (orang) secara individu maupun kelompok, hasil observasi terhadap suatu benda (fisik), kejadian atau kegiatan, dan hasil pengujian. (Sangadji & Sopiah, 2010). Data primer yang dibutuhkan dalam penelitian ini Pengaruh E-Service Quality Dan Perceived Value Terhadap Loyalitas Tranfortasi Online Go-Jek pada mahasiswa uin suska riau yang akan diperoleh melalui penyebaran google form berbasis online. 4. Data Sekunder Sumber data sekunder adalah semua data yang diperoleh secara tidak langsung dari objek yang diteliti. Data yang diperoleh dari pihak yang ada hubungannya dengan penelitian ini, yaitu melalui informasi yang sesuai dengan masalah yang diteliti dan juga studi pustaka untuk membantu menemukan teori-teori yang mendukung penelitian ini (Sugiyono, 2013). 3.2

Penentuan Populasi dan Sampel

1. Populasi Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subjek yang mempunyai kualitas atau karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2012). Jumlah populasi yang akan diteliti dalam penulisan ini

adalah Mahasiswa Uin Suska Riau yang menggunakan aplikasi go-jek dengan jumlah mahasiswa sebanyak 31.918 populasi. 2. Sampel Sampel adalah sebagian dari populasi yang karakteristiknya hendak di teliti, dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. Sugiyono (2013) sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, misalnya karena ada keterbatasan dana, tenaga dan waktu maka peneliti biasa menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yang digunakan yaitu Non probability Sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode accidental sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperokeh nantinya bisa representatif. .(Sugiyono, 2012). Karakteristik yang ditetapkan pada penelitian ini untuk memilih sampel adalah sebagai berikut : 1) Mahasiswa/ mahasiswi di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. 2) Sudah pernah menggunakan aplikasi go-jek di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau 3) Menurut Irwan (1995) dalam sukandarrumidi dan Haryanto (2014) menyatakan agar penelitian dapat dianalisis dengan statistic

jumlah sampel yang diambil minimum 30 responden, dan ada pula yang menyarankan jumlah sampel minimum 100 responden. Jadi dalam penelitian ini peneliti hanya mengambil sampel sebanyak 100 orang responden di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Tabel 3.1 Jumlah Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau Menurut Fakultas, 2018 No.

Fakultas

Laki-laki

perempuan

Sampel yang di ambil

1.

Tarbiyah dan keguruan

1.600

5.969

10 orang

2.

Syariah dan Hukum

2.515

2.492

10 orang

3.

Ushuluddin

768

662

5 orang

4.

Dakwah dan Komunikasi

1.938

2.420

10 orang

5.

Sains dan Teknologi

3.301

1.770

45 orang

6.

Psikologi

307

1.036

5 orang

7.

Ekonomi dan Ilmu Sosial

2.088

3.173

10 orang

8.

Pertanian

1.168

711

5 orang

13.685

18.233

Jum

31.918

4) Sumber

:

https://pekanbarukota.bps.go.id/Universitas

Negeri Sultan Syarif Kasim (2018) 3.3

Teknik Pengumpulan Data

100 orang Islam

Untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan dalam penelitian ini, metode yang digunakan penulis yaitu, kuisioner. a. Kuisioner Kuisoner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Kuisioner dapat berupa pertanyaanpertanyaan tertutup dan terbuka, dapat diberikan kepada responden secara langsung atau dikirim melalui google form atau internet (Sugiyono, 2014 : 199). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuisioner, yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan untuk mengumpulkan dengan cara membagikan daftar pertanyaan di kampus Uin Suska Riau. Tujuannya adalah untuk menggali keterangan, tanggapan, keyakinan, pendapat, perasaan serta keinginan dari responden.

3.4

Teknik Analisis Data Skala pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Maka dalam penelitian ini, hanya digunakan lima kategori diantaranya : a. Sangat Setuju (SS)

=

Skor 5

b. Setuju (S)

=

Skor 4

c. Netral (N)

=

Skor 3

3.5

d. Kurang Setuju (KS)

=

Skor 2

e. Sangat Tidak Setuju (STS)

=

Skor 1

Uji Kualitas data

a. Uji validitas Validitas menunjukkan sejauhmana suatu alat ukur itu mengukur sesuatu (Ardianto, 2010). Validitas dilakukan dengan cara membandingkan nilai r hitung dengan r tabel. Jika r hitung > r tabel dan bernilai positif, maka variabel tersebut valid. Sedangkan jika r hitung < r tabel maka variabel tersebut tidak valid (Ghozali, 2011). b. Uji Reliabilitas Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauhmana suatu alat ukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Reliabilitas juga merupakan istilah yang dipakai untuk menunjukkan sejauhmana hasil pengukuran relatif konsisten apabila pengukuran diulangi dua kali atau lebih. Bila suatu alat ukur dipakai dua kali untuk mengukur gejala yang sama dan hasil pengukuran yang diperoleh relatif konsisten, alat ukur tersebut reliabel. Dengan kata lain, reliabilitas menunjukkan konsistensi suatu alat ukur dalam mengukur gejala yang sama (Ardianto, 2010). Suatu variabel dikatakan reliabel apabila kriteria suatu pengujian pengujian menunjukkan nilai cronbach’s alpha lebih dari 0,60 (α > 0,60), maka ukuran kuesioner yang dipakai sudah reliabel (Ghozali, 2011).

c. Uji Normalitas Data hasil pengukur dalam bentuk tabel digunakan untuk mengetahui apakah termasuk dalam bentuk kurva, distribusi normal atau bukan. Dengan temuan

tersebut,

peneliti

dapat

menentukan

analisis

statistiknya

menggunakan statistik parametrik atau nonparametrik. Jika misalnya ternyata distribusi datanya berupa kurva normal maka analisinya menggunakan statistik parametrik (Sangadji & Sopiah, 2010). 3.6

Uji Asumsi Klasik

a. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi adalah menguji apakah dalam model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan pengganggu pada periode t-1 (sebelumnya). Jika terjadi korelasi, maka DW Test. Tidak adanya autokorelasi terjadi jika nilai Du< DW < 4 – D (Ghozali, 2011). b. Uji Multikolinieritas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi yang diperoleh terdapat korelasi antara variabel bebas (Ghozali, 2011). Pada model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen dan tidak orthogonal atau nilai korelasi antar sesama variabel independen sama dengan nol. Pangujian dapat juga dilihat dari nilai toleransi value atau Variance Inflation Faktor (VIF), nilai tolerance yang besarnya diatas 0,1 dan nilai VIF dibawah 10 menunjukkan bahwa tidak ada multikolinearitas pada variabel independennya, sebaliknya akan terjadi

multikolinearitas apabila nilai VIF lebih kecil dari 0,1 atau lebih besar dari 10. c. Uji Heterokedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali, 2011). Jika varian dari residual dari satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika dilihat terdapat varian berbeda maka disebut heteroskedastisitas. Model regresi

yang

baik

adalah

homoskedastisitas

atau

tidak

heteroskedastisitas. 3.7

Regresi linear Berganda Menggunakan program SPSS versi 22.0. Rumus : Y = a + b1x1 + b2x2+e Keterangan : Y

=

Loyalitas pelanggan

a

=

Konstanta

X1

=

E-Service Quality

X2

=

Perceived Value

b1

=

Koefisien regresi untuk variabel E-Service Quality

b2

=

Koefisien regresi untuk variabel Perceived Value

e=

error

terjadi

3.8

Uji Hipotesis

a. Uji Secara Parsial (Uji T) Uji signifikansi secara parsial bertujuan untuk mengatahui seberapa besar pengaruh variabe l independen terhadap variabel dependen dengan asumsi variabel lainnya adalah konstan. Pengujian dilakukan dengan dua arah, dengan tingkat keyakinan sebesar 95% dan dilakukan uji tingkat signifikan pengaruh hubungan variabel independen secara individual terhadap variabel dependen, dimana tingkat signifikansi ditentukan sebesar 5% dan df = n-k. Adapun kriteria pengambilan keputusan yang digunakan adalah sebagai berikut (Suliyanto, 2011) : 1) Apabila Thitung>Ttabel atau T value < α maka: a) Ha diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan, b) H0 ditolak karena tidak terdapat pengaruh yang signifikan. 2) Apabila Thitung < Ttabel atau T value > α maka: a) Ha ditolak karena tidak terdapat pengaruh yang signifikan, b) H0 diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan. b. Uji Secara Simultan (Uji F) Uji ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar variabel independen secara bersama-sama berpengauh terhadap variabel dependen. Analisis uji F dilakukan dengan membandingkan Fhitung dan Ftabel namun sebelum membandingkan nilai F tersebut harus ditentukan tingkat kepercayaan dan derajat kebebasan = n-(k+1) agar dapat ditentukan nilai kritisnya. Adapun nilai alfa yang digunakan dalam penelitian ini adalah

sebesar 0,05. Di mana kriteria pengambilan keputusan yang digunakan adalah sebagai berikut (Suliyanto, 2011) : 1) Apabila Fhitung >Ftabel atau F value < α maka: a) Ha diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan, b) H0 ditolak karena tidak terdapat pengaruh yang signifikan. 2) Apabila Fhitung < Ftabel atau F value > α maka: a) Ha ditolak karena tidak terdapat pengaruh yang signifikan, b) H0 diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan. c. Uji Korelasi ( uji R) Uji korelasi yaitu analisis yang dipakai untuk mencari hubungan antara dua variabel yang bersifat kuantitatif. Misalnya variabel X dengan Y, tujuannya untuk menentukan seberapa erat hubungan antar dua variabel. Variabel X dan Y dinyatakan memiliki korelasi jika X dan Y memiliki perubahan variasi yang satu sama lain berhubungan artinya jika variabel X berubah, maka variabel Y pun berubah.

Similar documents

BAB III ziza fixx revisi

NuretikaSalmia - 113 KB

BAB III (Preliminary Desain)

VR Risdianto - 1.2 MB

BAB III - DINAMIKA PARTIKEL

Lazuardo Rizqi - 258.6 KB

BAB III COC

Al Ghiffari Muhammad Rayhan - 257.1 KB

BAB III-converted

Fariz Hilman - 429.3 KB

15. BAB III SGD FIX

Lisman - 934.2 KB

ANSIN Dinnar Fitria Revisi

Yudhatama Dewangga P - 85.9 KB

BAB I,II,III,IV ,V dan VI-converted

Zikhan Bojic - 1.4 MB

Proposal Dermina Revisi Fix

Nikholas Tariigan - 293.5 KB

ROOMLIST REVISI BARU 1

Achmad Hosen Zaini - 1.2 MB

ROOMLIST REVISI BARU

Achmad Hosen Zaini - 378 KB

Preparat Bab 9

Khoirul Anam - 784.4 KB

© 2024 VDOCS.RO. Our members: VDOCS.TIPS [GLOBAL] | VDOCS.CZ [CZ] | VDOCS.MX [ES] | VDOCS.PL [PL] | VDOCS.RO [RO]